Skip navigation

Pada dasarnya dalam menangkal malware, yang diperlukan adalah sedikit pengetahuan tentang malware dan menjaga perilaku yang sehat dan prudent dalam berinternet. Bila dua pegangan tersebut bisa dilaksanakan dengan baik, insya Allah yang namanya setan gundul begundal dan bajingan dari dunia maya ini bisa ditangkis. Minimal dapat meminimalisir efek dan dampak dari si software jahat itu.Mungkin ini merupakan sejumlah langkah yang bisa Anda ikuti untuk menangkal sang program jahat tersebut:

  1. Kenali dan pahami beragam jenis malware yang beredar. Seperti kata ahli perang, kenalilah musuhmu. Dengan mengenal jenis-jenis malware, maka secara langsung Anda memiliki pengetahuan tentang cara kerja malware tersebut. Tidak perlu paham hingga bagaimana malware itu tercipta, cukup ketahui bagaimana malware itu bekerja dan karakteristiknya. Termasuk juga kenali gejala-gejala suatu komputer yang terkena program malware.
  2. Pilihlah program anti malware yang Anda anggap mumpuni. Saat ini program anti virus yang dijual telah dilengkapi dengan program anti malware. Secara umum kemampuan anti malware yang ada sudah cukup memadai, meskipun tidak semuanya mampu secara 100% menyaring seluruh malware yang beredar. Kuncinya adalah sering-seringlah melakukan update data karena setiap hari puluhan bahkan ratusan malware dan variannya tercipta di dunia maya. Apabila Anda tidak mampu membeli software anti malware, tersedia juga software yang gratisan macam AVG yang cukup bisa diandalkan.
  3. Berhati-hatilah dalam membuka kiriman attachment dari e-mail. Salah satu media penyebaran yang paling efektif bagi malware adalah melalui e-mail. Seringkali malware dikirimkan melalui attachment file via e-mail, dan seringkali pengguna teledor dengan seenaknya membuka attachment yang dikirimkan oleh pihak yang tidak kita kenal. Kadang ada yang sudah merasa paham dengan hanya melihat file extention-nya bisa ditebak apa itu program malware atau bukan. Padahal pandangan tersebut sangatlah salah. Malware bisa berupa file apa saja dan tingkat kamuflasenya semakin yahud saja. Cara menghindarinya adalah jangan sekali-kali membuka file attachment yang diterima dari e-mail kita dari pihak yang tidak dikenal. Saya sarankan, hapus saja meski subject-nya sangat menarik hati Anda.
  4. Jangan pernah sembarangan men-download program, bahkan hanya sekedar file sederhana sekalipun. Perilaku download ini seringkali menjadi media yang digunakan para pembuat malware untuk menyebarkan program jahanamnya. Bila tetap ngotot ingin men-download suatu program, usahakan langkah preventif tetap dilakukan seperti melakukan scanning melalui anti malware yang kita punya. Perkembangan saat ini, IE dan Firefox secara khusus telah dilengkapi kemampuan untuk menangkal malware. Namun bukan berarti kita bisa seenaknya men-download program, tetap sikap hati-hati menjadi kunci terhindarnya komputer kita dari program malware.
  5. Berhati-hatilah dalam mengunjungi situs yang dicurigai menjadi sarang malware. Dasar memang manusia (baca: laki-laki) suka melihat yang ‘indah-indah’, sarang malware memang paling banyak terdapat di situs-situs porno, terutama yang gratisan. Benar kata pak Haji, yang maksiat pasti membawa derita. Nah begitu juga kalau lihat yang ‘asoy-asoy’, bukan nikmat yang didapat, tapi malah bencana yang didapat. Solusinya, ya tidak usah buka-buka lagi situs bejat itu, gitu aja kok repot…

One Comment

  1. Salam kenal yaa,kalau untuk ngecek malware di blog ada gak yaa,gimana caranya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: